cgb_001b

Perkembangan Yoruboku #2

“Tidak ada orang yang baik. Hanya dunia saja terlalu kejam, sehingga hal biasa pun terlihat menjadi sebuah kebaikan.”

Halo, semoga di bulan Oktober ini teman-teman masih diberikan kesehatan, dan kelancaran dalam pekerjaan, maupun proses pendidikan di masa sulit-sulit seperti ini.

Saya kira baru dua bulan lagi akan memberikan kabar tentang terjemahan Yoruboku, ternyata belum satu bulan ada kabar yang harus saya sampaikan mengenai proyek terjemahan satu ini.

Pertama, rute Kina sudah selesai diterjemahkan. Rute yang cukup gelap, dengan cerita yang sungguh menyakitkan. Namun, eksekusinya agak menggantung. Tetapi, tidak masalah. Seperti yang sudah saya sebutkan di artikel sebelumnya, melalui cerita dalam Visual Novel ini, pemainnya akan diingatkan kembali tentang bagaimana harus bersikap sebagai sesama manusia, yang tinggal bersama di dunia ini.

Lalu, saya memutuskan untuk tidak menerjemahkan bagian H-Scene. Bagian H-Scene akan tetap ada, tapi tidak akan diterjemahkan. Ada sih beberapa bagian, tapi kalau sudah ganti CG yang menjurus ke H-Scena akan saya lewati. Alasannya simpel, masalah waktu dan motivasi. Apalagi penulis skenario Visual Novel ini cukup ‘kental’ dalam menulis bagian H-Scene, jadi saya memutuskan untuk mengurungkan niat.

Tentu saja, kalau ada waktu akan saya terjemahkan, tapi yang diutamakan adalah memliih untuk melewatinya.

Tenang saja, bagi teman-teman yang memiliki laptop dengan spesfikasi lumayan, dan menggunakan SSD, dapat menikmati animasi di bagian eue-nya. Ya, jadi H-Scene dalam Yoruboku sebenarnya bergerak kok.

Mungkin sekian dulu. Saatnya melanjutkan ke rute Riko, yang lumayan tidak biasa itu.

Semua, perubahan tentang proyek dapat dilihat di: laman spesial

Terima kasih,
Robet Fujita

Tags: No tags